Sunday, February 1, 2015

Tak Punya Pemerintahan, Yaman Terancam Perpecahan

www.pokerwalet.com | Agen Judi Poker Dan Domino Online | Poker dan domino Online | Poker Online Indonesia | Agen Poker Terpercaya |


SANAA – Yaman kini berada dalam kekosongan kekuasaan (vacuum of power) setelah parlemennya gagal menetapkan pemerintahan baru.


Setelah Abd-Rabbu Mansour Hadi menyatakan mundur dari jabatan presiden pada Kamis 22 Januari, Yaman tidak memiliki pemerintahan yang efektif, dan rawan akan perpecahan.


Kelompok Houthi yang telah menguasai Istana Kepresidenan Yaman sejak Rabu 21 Januari, menolak semua draf resolusi perdamaian yang diajukan oleh pemerintah.


Rakyat Yaman menolak Houthi yang sudah menguasai istana. Pada Minggu 26 Januari, Lebih dari 10.000 demonstran memadati jalan-jalan utama di Sanaa untuk menggelar aksi protes.


Para demonstran juga menunjukkan aksi solidaritas kepada mantan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.


Kelompok Houthi pun membubarkan para demonstran dengan mengeluarkan tembakan. Aksi saling pukul juga terjadi antara demonstran dengan Kelompok Houthi.


Akibat aksi represif dari Kelompok Houthi, beberapa orang mengalami luka-luka dan sejumlah kamera dari wartawan yang meliput menjadi rusak.


Situasi Yaman yang belum memiliki pemerintahan efektif membuat Amerika Serikat (AS) khawatir.


“Kami akan terus melanjutkan upaya damai dengan pihak yang bertikai di Yaman. Prioritas kami saat ini adalah menjaga seluruh aset dan warga AS aman di sana,” ujar Presiden Obama dalam kunjungan kerjanya di India, seperti dilansir Gulf Daily News, Senin (26/1/2015).


AS khawatir dengan perjuangan Kelompok Houthi dikarenakan kelompok ini mempunyai hubungan yang erat dengan Iran.


www.pokerwalet.com | Agen Judi Poker Dan Domino Online | Poker dan domino Online | Poker Online Indonesia | Agen Poker Terpercaya |

0 comments:

Post a Comment