TEXAS – Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS), mengumumkan eksekusi mati pertamanya di 2015. Pemerintah Texas melaksanakan eksekusi hukuman mati pada Rabu 21 Januari terhadap Arnold Prieto. Ia divonis mati karena melakukan pembunuhan sadis.
Prieto melakukan pembunuhan kepada tiga orang, yaitu bibi, paman, dan seseorang yang kebetulan berada di rumahnya saat kejadian.
Seperti dilansir Washington Post, Kamis (22/1/2015), Prieto dieksekusi dengan cara disuntik mati. Pemerintah pun memastikan dia meninggal pada pukul 18.31 waktu setempat atau 06.31 WIB.
Pengadilan Texas masih akan mengeksekusi puluhan terpidana mati hingga Juni 2016. Texas sendiri merupakan negara bagian di AS yang paling sering melakukan eksekusi mati. Sepanjang 2014, Texas telah mengeksekusi 10 terpidana mati.











0 comments:
Post a Comment